Intan Dwi Anggraeni, banyak orang memanggil saya dengan sebutan Intan. Saya merupakan kelahiran Jakarta, 2 Juni 1992 sekitar 20 tahun silam. Saya bertempat tinggal di Griya Taman Tiga Putra Kec.Limo Kel.Meruyung RT 04/04 Depok 16515. Saya tinggal dirumah bersama kedua orangtua dan kedua adik saya.Sampai saat ini saya belum menikah. Saya adalah seorang muslim.
Saya memulai pendidikan normal saya di SDN Anyelir 1 Depok, SMP Negeri 1 Depok, SMA Sejahtera 1 Depok, dan kini saya tercatat sebagai Mahasiswa di Universitas Gunadarma Depok jurusan Sistem Informasi.Saya gemar sekali dengan berbagai hal yang juga merupakan hobi saya diantaranya Writing, Clothing Design, Shopping Online, Photography, Modelling, Photo Editing, Blogging, Ice Skating.Kebiasaan-kebiasaan itu saya lakukan diluar jam Kerja dan Kuliah.
Selain pendidikan formal, sayapun banyak mengikuti pendidikan nonformal diantaranya
Kursus Aritmatika, Kursus Bahasa Asing (Elementary and Intermediate), Kursus Bahasa Jepang Private, Pendidikan dan Pelatihan Komputer, Kursus Photography, Kursus Bahasa Korea (Basic), Expert Photography.
Selain itu juga saya gemar mengikuti Seminar dan Workshop diantaranya Seminar Hallyu Wave Gath Korea, Seminar Pembudidayaan Usaha Ekonomi, Workshop Social Media, Virtual Academy, Workshop Food Photography, Workshop Photography Landscape.
Saya termasuk mahasiswa kelas malam dikampus saya, karen dipagi hari saya harus bekerja dan malam hari harus kuliah. Jika berbicara mengenai pekerjaan saya memiliki pengalaman yaitu menjadi Math and Science Teacher (Private), Event Photography at Events Organizer Eightcellent (freelance), Consultant and Marketing at Oriflame (freelance), Web Service at DealGoing.com, dan kini Social Media and Marketing Strategy at DealGoing.com
Sabtu, 13 Oktober 2012
Senin, 14 Mei 2012
Adikku Sang Atlit
Bidikannya menohok jiwa yang diselimuti asa. Namun, sikapnya tegas, tegar, otak berisi untuk menorehkan prestasi. Mandiri dan penuh visi. “Menjadi lebih baik dari sebelumnya,” begitu prinsip hidup Fajar Panji Nugroho, 17th, yang merupakan adik laki-laki kandung saya yang selisihnya hanya 2 tahun dengan saya. Dan dia adalah penyandang predikat medali emas karate se Jawa Barat 2009 dan Nasional 2011. Cowok pengidola atlit nasional karate Jintar Simanjuntak dan Umar Syarief itu juga mengoleksi seabrek piala mulai level kota hingga nasional. Diantaranya pada 2011, Fajar menggaet juara Medali Emas Kumite Junior Putra (+76kg), IPB Cup III Se-Jawa Bali ( Bogor ).
Cowok berpostur tinggi berat 173cm – 76kg ini menggondol medali emas, perak dan perunggu di cabang kumite +75kg dalam kejuaraan karate terbuka. Yang mutakhir, pada Berikutnya, 2011 Kumite Junior Putra (+76kg), Piala Mendagri & Mendiknas ( Banjar Baru, Kalimantan Selatan ) berhak mewakili Jabar ke Tingkat Nasional.
Bukan hanya itu, putra kedua dari 3 bersaudara buah pasangan Herutomo – Sudarti ini jago karate disamping karena tekun dan rajin berlatih, juga karena bakat yang dia punya dan ingin menjadi jawara olahraga di dalam bidang Karate-nya.
Fajar ingin menabur benih potensi yang bisa bermanfaat bagi dirinya, keluarganya dan semua teman-temannya. Berbintang Virgo, kelahiran Bogor 8 September 1994, cowok ini bercita-cita menjadi atlit nasional karate dan Polisi.
Fajar menekuni Karate sejak kelas 3 SMP, dan berkembang pesat ketika ditangani sang pelatih professional dari Depok, sinpei Andi. Merenggut sabuk coklat, dia sekarang sering tak perduli aktivitas main-main tak menentu, karena memang itu tak perlu. Baginya, semua aktivitas diupayakan menohok jiwa raganya agar termotivasi karena dalam hidup ini akan lebih berarti bila kita mampu menorehkan prestasi. Sukses selalu ya adikku Fajar.
Berikut info prestasi yang dia dapat selama berkarir di dunia Karate :
Open Tournament Highlights :
2009 Medali Emas Kumite Kadet Putra (+70 kg), Depok Cup ( Depok )
2009 Medali Emas Kumite Kadet Putra (+70 kg), Annur Cup Tk. provinsi Jawa Barat ( Bekasi )
2009 Medali Perak Kumite Kadet Putra (+70 kg), IPB Cup II Se-Jabodetabek ( Bogor )
2010 Medali Perak Kumite Kadet Putra (+70 kg), SBY Cup Tk. Nasional ( Jakarta )
2010 Medali Emas Kumite Kadet Putra (+70 kg), Kejurnas Open Gojukai ( Jakarta )
2010 Medali Perunggu Kumite Junior Putra Bebas, Miftah Cup ( Depok )
2011 Medali Emas Kata, Walikota Cup ( Depok )
2011 Medali Perak Kumite, Walikota Cup ( Depok )
2011 Medali Emas Kumite Junior Putra (+76kg), IPB Cup III Se-Jawa Bali ( Bogor )
2011 Medali Emas Kumite Junior Putra (+76kg), Kejurnas Gojukai Indonesia Open ( Tangerang )
Kejurda Tournament Highlights:
2009 Medali Emas Kumite Kadet Putra (+70kg), Seleksi Piala Mendagri & Mendiknas ( Depok )
2011 Medali Emas Kumite Junior (+76kg), Kejurda Jawa Barat ( Bandung )
2011 Medali Perak Kata, Pekan Olahraga Pelajar Kab. Bogor ( Bogor )
2011 Medali Perak Kumite, Pekan Olahraga Pelajar Kab. Bogor ( Bogor )
National Tournament Highlights:
2011 Kumite Junior Putra (+76kg), Piala Mendagri & Mendiknas ( Banjar Baru, Kalsel )
Cowok berpostur tinggi berat 173cm – 76kg ini menggondol medali emas, perak dan perunggu di cabang kumite +75kg dalam kejuaraan karate terbuka. Yang mutakhir, pada Berikutnya, 2011 Kumite Junior Putra (+76kg), Piala Mendagri & Mendiknas ( Banjar Baru, Kalimantan Selatan ) berhak mewakili Jabar ke Tingkat Nasional.
Bukan hanya itu, putra kedua dari 3 bersaudara buah pasangan Herutomo – Sudarti ini jago karate disamping karena tekun dan rajin berlatih, juga karena bakat yang dia punya dan ingin menjadi jawara olahraga di dalam bidang Karate-nya.
Fajar ingin menabur benih potensi yang bisa bermanfaat bagi dirinya, keluarganya dan semua teman-temannya. Berbintang Virgo, kelahiran Bogor 8 September 1994, cowok ini bercita-cita menjadi atlit nasional karate dan Polisi.
Fajar menekuni Karate sejak kelas 3 SMP, dan berkembang pesat ketika ditangani sang pelatih professional dari Depok, sinpei Andi. Merenggut sabuk coklat, dia sekarang sering tak perduli aktivitas main-main tak menentu, karena memang itu tak perlu. Baginya, semua aktivitas diupayakan menohok jiwa raganya agar termotivasi karena dalam hidup ini akan lebih berarti bila kita mampu menorehkan prestasi. Sukses selalu ya adikku Fajar.
Berikut info prestasi yang dia dapat selama berkarir di dunia Karate :
Open Tournament Highlights :
2009 Medali Emas Kumite Kadet Putra (+70 kg), Depok Cup ( Depok )
2009 Medali Emas Kumite Kadet Putra (+70 kg), Annur Cup Tk. provinsi Jawa Barat ( Bekasi )
2009 Medali Perak Kumite Kadet Putra (+70 kg), IPB Cup II Se-Jabodetabek ( Bogor )
2010 Medali Perak Kumite Kadet Putra (+70 kg), SBY Cup Tk. Nasional ( Jakarta )
2010 Medali Emas Kumite Kadet Putra (+70 kg), Kejurnas Open Gojukai ( Jakarta )
2010 Medali Perunggu Kumite Junior Putra Bebas, Miftah Cup ( Depok )
2011 Medali Emas Kata, Walikota Cup ( Depok )
2011 Medali Perak Kumite, Walikota Cup ( Depok )
2011 Medali Emas Kumite Junior Putra (+76kg), IPB Cup III Se-Jawa Bali ( Bogor )
2011 Medali Emas Kumite Junior Putra (+76kg), Kejurnas Gojukai Indonesia Open ( Tangerang )
Kejurda Tournament Highlights:
2009 Medali Emas Kumite Kadet Putra (+70kg), Seleksi Piala Mendagri & Mendiknas ( Depok )
2011 Medali Emas Kumite Junior (+76kg), Kejurda Jawa Barat ( Bandung )
2011 Medali Perak Kata, Pekan Olahraga Pelajar Kab. Bogor ( Bogor )
2011 Medali Perak Kumite, Pekan Olahraga Pelajar Kab. Bogor ( Bogor )
National Tournament Highlights:
2011 Kumite Junior Putra (+76kg), Piala Mendagri & Mendiknas ( Banjar Baru, Kalsel )
Jumat, 27 April 2012
Selasa, 24 April 2012
Sepercik kata untuk Sang Motivator
Boleh saya menumpang nangis?
Boleh dong, iya kan? Kan ini Blog saya (Apa sih...)
Sesuai dengan tema bulan ini, "Siapa sih wanita paling inspiratif dalam hidupmu dan kenapa?"
Sesuai juga dengan jawaban dari kebanyakan orang so pasti Ibu it's number one. Tapi bukan itu yang saya ingin ceritakan disini. (oke next >>>)
Cukup panjang mendeskripsikan seorang sosok wanita yang patut saya tauladani ilmunya, karakternya, ketangguhannya, kecerdasannya, dan sifat keibuannya. Dan ini semua baru saya temui ketika saya masuk ke dunia kerja, dunia yang belum sempat saya pikirkan untuk ABG (Anak Baru Gaul) seumuran saya yang pada saat itu saya masih duduk di bangku kuliah [semester 2].
Emang dasar jodoh dan takdir udah di tangan yang di atas. Sekaligus do'a dan usaha saya pada waktu libur akhir semester untuk berniat magang waktu itu agar bisa diterima di suatu kantor bidang IT, program, jaringan atau apalah itu yang penting berhubungan dengan komputer intinya.
Nahhh...
Hasil googling saya ada delapan tempat yang saya temukan di Om Google mengenai Loker, pokoknya itu menurut saya PAS untuk dijangkau daerahnya, PAS posisi jabatannya untuk seusia saya, dan PAS juga gajinya -____-"
Emang serba PAS pengetahuan yang baru saya dapatkan di bangku kuliah. Ya ilmunya sedapatnya aja.
Tapiiiii......Ke-delapan tempat itu tidak direstui oleh orang tua saya. Pokoknya A sampai Z lah komentarnya. (banyak bin laden)
Dengan waktu singkat, jawaban atas doaku dikabulkan. (Terima Kasih ya Allah, I love you so much... Muuuaccchh... #SunPipiKanan,SunPipiKiri)
Berawal dari sebuah telepon...
Akibat telepon itulah alasan mengapa saya dipanggil untuk datang ke sebuah gedung yang sering saya lewati tapi tidak pernah masuk ke dalamnya.
Bermula dari rasa canggung, takut, malu dan bingung. Saya sudah pasrah saja dengan apa yang saya punya sekarang ini. Mana ada seorang pelamar pergi untuk melamar kerja tanpa membawa CV atau kalau mau niat bermagang pun juga harus ada surat rekomendasi kan?
Namun...Di hari itu, hanya ada satu bolpoin dan selembar kertas yang ada di dalam tas saya. Tapi tas saya terasa penuh. Itu karena saya juga memasukkan sebuah Jas ala jaman dulu milik orang tua saya. Benar-benar tidak bisa bernapas saat interview sedang berlangsung.
Ketika masuk ruangan, hanya panas dan dingin dan panas lagi yang saya rasakan. Apalagi terlontar pertanyaan mengenai tingkat dan lulusan universitas. Ingin rasanya mengubur diri, kalau tahu pegawai disana benar-benar dari latar belakang pendidikannya dari kampus yang sangat ternama. Belum berpengalaman, belum lulus, dan belum mengerti apa-apa. Bisa dilihat sendiri kan, dari cara melamar saja sampai tidak tahu prosedur dan persiapannya.
Nah, dari situlah saya bertemu dengan seorang wanita yang wajahnya mirip dengan Bude saya. Dan wanita itulah yang kaget mendengar saya masih duduk di semester dua. Dan wanita itulah yang menyuruh saya mengetik CV pada saat itu juga, dan di kantor itu juga. Heran seheran-herannya (saya bingung dengan orang ini). Hanya bisa pasrah, dan yakin seyakin yakinnya kalau saya tidak akan diterima.
Berkelanjutan...
Seiring waktu berlalu, seiring takdir berjalan untuk hidup saya dan karir saya, sungguh saya menikmatinya.
Ya, benar. Berkat wanita ini-lah saya diterima di kantor itu hingga sampai saat ini.
Ada banyak hal yang saya lalui bersama-nya. Hingga akhirnya kami mengenal satu sama lain. Canda, tawa, tangis, duka, keluh, kesal, dia selalu hadir untuk menghibur saya. Terlebih lagi hal-hal yang paling sering dia lakukan, itu tidak akan saya lupakan. Termasuk rekan-rekan kerja yang lainnya mungkin sama ingatnya dengan tingkah lakunya yang kadang membuat kami semua tertawa lepas.
Ingatlah, ketika moment dimana sewaktu kami semua bersama pulang larut malam demi sebuah event penting.
Ingatlah, ketika moment dimana sewaktu kami semua mengangkut barang-barang baru demi sebuah renovasi ruangan.
Ingatlah, ketika kami semua tertawa terbahak-bahak ketika kami membicarakan satu orang yang namanya tidak boleh disebut.
Ingatlah, tawa kami semua ketika kami sedang berkaraoke, bercanda tawa, melakukan hal-hal aneh di setiap usai istirahat makan siang.
Dan kini....
Ketika dia memutuskan untuk pergi dan lebih memilih dunia barunya demi masa depannya, saya tidak bisa berbuat apa-apa. Hanya bisa mendoakannya. Mungkin rekan-rekan yang lain juga sama hal-nya.
Apa ya rasanya kantor tanpa anda? Tidak ada lagi kicauan-kicauan aneh yang biasa anda keluarkan. Tidak akan ada lagi lagu tembang manis dari anda, entah lagu "harmoni" atau lagu "mungkinkah". Atau kadang tarian ballet anda yang terkadang mampu membuat kami semua terpana. Tak akan terdengar lagi cerita tentang sang pujaan anda "Leonardo De Caprio", atau berfose yang ingin sekali seperti "Steve Jobs", atau seringkali melihat rambut keritingnya mengembang ketika sedang pusing. Tak akan ada lagi yang berkomentar tentang pakaian yang akan saya beli ketika kami di toko baju, seperti : "Lo jangan pernah menutup diri,Tan" (kata-kata itu sampai sekarang yang selalu ku ingat) :p
Say "Thank You"
Selama 10 bulan lamanya tanpa terasa.
Saya pikir, saya bisa lebih lama bersama anda. Terima kasih atas bimbingan dan nasehat-nasehat kecil yang bisa membuat saya seperti sekarang ini. Mungkin tanpa anda sadari, anda telah menjadi motivator saya. Inspirasi saya ketika saya sedang terpuruk, yang mampu mengubah pola pikir saya untuk maju. Terima kasih atas perlakuan anda terhadap saya, saya merasa memiliki seorang kakak perempuan selama ini. Ingin rasanya membalas budi atas semua kebaikan yang anda berikan. Namun apa daya, saya tidak bisa membalasnya. Kelak suatu hari nanti, saya bisa seperti anda, mampu berkarya, mempunyai integritas yang tinggi, multi talenta, namun tidak pernah memiliki sifat tinggi hati.
Puji syukur saya pernah dipertemukan dengan wanita ini.
Bimbingan, pengajaran, serta arahan yang anda berikan, benar-benar sangat berarti untuk saya. Ingatkah bahwa kita masih mempunyai satu "Misi" untuk memecahkan misteri yang belum terselesaikan ^^
to : Mrs. Mezo
Created by : A little girl who like you
Boleh dong, iya kan? Kan ini Blog saya (Apa sih...)
Sesuai dengan tema bulan ini, "Siapa sih wanita paling inspiratif dalam hidupmu dan kenapa?"
Sesuai juga dengan jawaban dari kebanyakan orang so pasti Ibu it's number one. Tapi bukan itu yang saya ingin ceritakan disini. (oke next >>>)
Cukup panjang mendeskripsikan seorang sosok wanita yang patut saya tauladani ilmunya, karakternya, ketangguhannya, kecerdasannya, dan sifat keibuannya. Dan ini semua baru saya temui ketika saya masuk ke dunia kerja, dunia yang belum sempat saya pikirkan untuk ABG (Anak Baru Gaul) seumuran saya yang pada saat itu saya masih duduk di bangku kuliah [semester 2].
Emang dasar jodoh dan takdir udah di tangan yang di atas. Sekaligus do'a dan usaha saya pada waktu libur akhir semester untuk berniat magang waktu itu agar bisa diterima di suatu kantor bidang IT, program, jaringan atau apalah itu yang penting berhubungan dengan komputer intinya.
Nahhh...
Hasil googling saya ada delapan tempat yang saya temukan di Om Google mengenai Loker, pokoknya itu menurut saya PAS untuk dijangkau daerahnya, PAS posisi jabatannya untuk seusia saya, dan PAS juga gajinya -____-"
Emang serba PAS pengetahuan yang baru saya dapatkan di bangku kuliah. Ya ilmunya sedapatnya aja.
Tapiiiii......Ke-delapan tempat itu tidak direstui oleh orang tua saya. Pokoknya A sampai Z lah komentarnya. (banyak bin laden)
Dengan waktu singkat, jawaban atas doaku dikabulkan. (Terima Kasih ya Allah, I love you so much... Muuuaccchh... #SunPipiKanan,SunPipiKiri)
Berawal dari sebuah telepon...
Akibat telepon itulah alasan mengapa saya dipanggil untuk datang ke sebuah gedung yang sering saya lewati tapi tidak pernah masuk ke dalamnya.
Bermula dari rasa canggung, takut, malu dan bingung. Saya sudah pasrah saja dengan apa yang saya punya sekarang ini. Mana ada seorang pelamar pergi untuk melamar kerja tanpa membawa CV atau kalau mau niat bermagang pun juga harus ada surat rekomendasi kan?
Namun...Di hari itu, hanya ada satu bolpoin dan selembar kertas yang ada di dalam tas saya. Tapi tas saya terasa penuh. Itu karena saya juga memasukkan sebuah Jas ala jaman dulu milik orang tua saya. Benar-benar tidak bisa bernapas saat interview sedang berlangsung.
Ketika masuk ruangan, hanya panas dan dingin dan panas lagi yang saya rasakan. Apalagi terlontar pertanyaan mengenai tingkat dan lulusan universitas. Ingin rasanya mengubur diri, kalau tahu pegawai disana benar-benar dari latar belakang pendidikannya dari kampus yang sangat ternama. Belum berpengalaman, belum lulus, dan belum mengerti apa-apa. Bisa dilihat sendiri kan, dari cara melamar saja sampai tidak tahu prosedur dan persiapannya.
Nah, dari situlah saya bertemu dengan seorang wanita yang wajahnya mirip dengan Bude saya. Dan wanita itulah yang kaget mendengar saya masih duduk di semester dua. Dan wanita itulah yang menyuruh saya mengetik CV pada saat itu juga, dan di kantor itu juga. Heran seheran-herannya (saya bingung dengan orang ini). Hanya bisa pasrah, dan yakin seyakin yakinnya kalau saya tidak akan diterima.
Berkelanjutan...
Seiring waktu berlalu, seiring takdir berjalan untuk hidup saya dan karir saya, sungguh saya menikmatinya.
Ya, benar. Berkat wanita ini-lah saya diterima di kantor itu hingga sampai saat ini.
Ada banyak hal yang saya lalui bersama-nya. Hingga akhirnya kami mengenal satu sama lain. Canda, tawa, tangis, duka, keluh, kesal, dia selalu hadir untuk menghibur saya. Terlebih lagi hal-hal yang paling sering dia lakukan, itu tidak akan saya lupakan. Termasuk rekan-rekan kerja yang lainnya mungkin sama ingatnya dengan tingkah lakunya yang kadang membuat kami semua tertawa lepas.
Ingatlah, ketika moment dimana sewaktu kami semua bersama pulang larut malam demi sebuah event penting.
Ingatlah, ketika moment dimana sewaktu kami semua mengangkut barang-barang baru demi sebuah renovasi ruangan.
Ingatlah, ketika kami semua tertawa terbahak-bahak ketika kami membicarakan satu orang yang namanya tidak boleh disebut.
Ingatlah, tawa kami semua ketika kami sedang berkaraoke, bercanda tawa, melakukan hal-hal aneh di setiap usai istirahat makan siang.
Dan kini....
Ketika dia memutuskan untuk pergi dan lebih memilih dunia barunya demi masa depannya, saya tidak bisa berbuat apa-apa. Hanya bisa mendoakannya. Mungkin rekan-rekan yang lain juga sama hal-nya.
Apa ya rasanya kantor tanpa anda? Tidak ada lagi kicauan-kicauan aneh yang biasa anda keluarkan. Tidak akan ada lagi lagu tembang manis dari anda, entah lagu "harmoni" atau lagu "mungkinkah". Atau kadang tarian ballet anda yang terkadang mampu membuat kami semua terpana. Tak akan terdengar lagi cerita tentang sang pujaan anda "Leonardo De Caprio", atau berfose yang ingin sekali seperti "Steve Jobs", atau seringkali melihat rambut keritingnya mengembang ketika sedang pusing. Tak akan ada lagi yang berkomentar tentang pakaian yang akan saya beli ketika kami di toko baju, seperti : "Lo jangan pernah menutup diri,Tan" (kata-kata itu sampai sekarang yang selalu ku ingat) :p
Say "Thank You"
Selama 10 bulan lamanya tanpa terasa.
Saya pikir, saya bisa lebih lama bersama anda. Terima kasih atas bimbingan dan nasehat-nasehat kecil yang bisa membuat saya seperti sekarang ini. Mungkin tanpa anda sadari, anda telah menjadi motivator saya. Inspirasi saya ketika saya sedang terpuruk, yang mampu mengubah pola pikir saya untuk maju. Terima kasih atas perlakuan anda terhadap saya, saya merasa memiliki seorang kakak perempuan selama ini. Ingin rasanya membalas budi atas semua kebaikan yang anda berikan. Namun apa daya, saya tidak bisa membalasnya. Kelak suatu hari nanti, saya bisa seperti anda, mampu berkarya, mempunyai integritas yang tinggi, multi talenta, namun tidak pernah memiliki sifat tinggi hati.
Puji syukur saya pernah dipertemukan dengan wanita ini.
Bimbingan, pengajaran, serta arahan yang anda berikan, benar-benar sangat berarti untuk saya. Ingatkah bahwa kita masih mempunyai satu "Misi" untuk memecahkan misteri yang belum terselesaikan ^^
to : Mrs. Mezo
Created by : A little girl who like you
Kamis, 15 Maret 2012
10 TIPS DIET DARI PARA ATLET
Apakah selama ini Anda telah menjalani diet sesuai yang disarankan namun belum juga mampu menurunkan berat badan? Sekarang saatnya Anda menyimak tips diet yang diberikan oleh para atlet profesional, misalnya perenang Natalie Coughlin, pesenam Shawn Johnson, petinju Cara Castronuova, dan pesepakbola Leslie Osborne, seperti yang dilansir dari FitSugar (14/03) berikut ini.
Ciptakan tujuan
Setiap atlet memiliki tujuan ketika mereka menjalani pelatihan yang berat, maka dari itu Anda pun harus menentukan tujuan dari diet yang Anda lakukan. Ketika memiliki tujuan, Anda akan fokus dan termotivasi dalam menjalankan diet.
Mencari teman
Anda perlu mencari teman sebagai motivasi untuk melakukan diet. Ajak teman Anda untuk berolahraga bersama, meskipun dia tidak sedang melakukan diet.
Memasak di rumah
Biasakan diri untuk memasak di rumah ketika Anda sedang menjalani program diet. Memasak di rumah membantu Anda untuk mengenali jenis makanan yang sebaiknya Anda konsumsi serta menentukan jumlah kalori yang Anda habiskan.
Makan di restoran
Tidak ada larangan untuk Anda menikmati makanan kesukaan di restoran. Namun sebelum datang ke restoran ada baiknya Anda sudah sedikit merasa kenyang. Hal ini akan menahan Anda dari godaan memesan banyak makanan di restoran.
Jangan minum alkohol
Seperti kebanyakan aturan diet yang lain, para atlet juga menyarankan agar Anda menghindari alkohol. Jika Anda mendapat sebuah undangan makan malam yang memaksa Anda untuk menikmati alkohol, cicipi sedikit saja untuk menghormati pemilik acara.
Lakukan dengan baik
Ada hari dimana Anda sangat bersemangat ketika menjalani diet, namun ada kalanya Anda merasa tertekan dan ingin berhenti. Perasaan tersebut sangat wajar, namun Anda tetap harus ingat untuk melanjutkan diet Anda dengan baik.
Manfaatkan kondisi sekitar
Apabila hari sedang cerah, jangan menyia-nyiakannya untuk berdiam diri di rumah. Anda bisa melakukan aktifitas dan olahraga untuk mendukung program diet Anda.
Mengingatkan diri sendiri
Biasakan untuk membuat pengingat yang bisa Anda lihat sepanjang waktu demi kelancaran diet yang sedang Anda lakukan. Pengingat tersebut juga berfungsi sebagai motivasi untuk tidak menyerah ketika sedang berdiet.
Penghargaan untuk diri sendiri
Memberikan penghargaan diri sendiri setelah berhasil menjalani diet bisa Anda lakukan, namun jangan sampai berlebihan. Bersenang-senang dengan teman dan menikmati makanan kesukaan bisa Anda lakukan, kemudian Anda bisa kembali melanjutkan diet dengan lebih bersemangat.
Tips diet dari para atlet profesional di atas cukup mudah bukan? Terapkan seluruhnya untuk menyukseskan program diet Anda
FASHION WANITA PUSINGKAN PARA PRIA
Selalu tampil cantik dalam berbagai suasana merupakan keinginan setiap wanita. Baik dalam suasana kerja, suasana pesta, dan lain sebagainya. Karena itu mereka tidak segan mengikuti trendyang ada, mulai dari model rambut, bentuk sepatu, pakaian, makeup, aksesori, dan masih banyak lagi. Mereka senang bertukar pendapat dengan teman-teman untuk saling mengisi kekurangan yang ada saat mereka perlu mempercantik diri. Tidak sedikit dari wanita yang rajin memburu artikel kecantikan di internet. Bahkan mereka berlangganan majalah kecantikan untuk menyesuaikan model rambut dengan trend masa kini, pakaian, makeup terbaru yang sedang trend.
Meskipun segala upaya dilakukan wanita untuk mempercantik dirinya, pemilihan busana dan tata rias pada wanita ternyata tidak selalu mendatangkan kesan cantik dan menarik bagi orang lain. Contohnya seorang wanita dengan tubuh ramping memilih sepatu berhak 7 cm untuk mendatangi sebuah pesta bersama kekasihnya. Menurut beberapa teman pilihan sepatu berhak 7 cm ini sangat pas untuknya karena potongan badannya yang pas, tetapi menurut kekasihnya pilihan sepatunya justru terkesan berlebihan, padahal dia sudah pede mengenakannya. Anda pernah mengalami hal serupa, di mana pilihan Anda tidak pas di mata sang kekasih atau suami?
Pria memiliki sense yang berbeda dengan wanita terhadap fashion. Hal itulah yang sering menjadi konflik kecil-kecilan di sela-sela persiapan ke pesta atau hang-out bersama. Untuk soal sepatu, pria lebih suka melihat sepatu yang nyaman dipakai saat jalan, naik turun tangga atau hanya untuk berdiri saja. Tidak itu saja, selain sepatu masih ada beberapa fashion yang menempel di tubuh wanita yang kurang sesuai di hati pria. The Stir memberikan gambaran tentang beberapa ritual kecantikan yang menurut pria tidak masuk akal.
1. Eyeliner. Para pria kurang mengerti mengapa wanita merasa perlu menggunakan eyeliner yang menurut para pria hanya akan tampak seperti tukang sulap.
2. Eyelash curlers. Masih berhubungan dengan mata, para pria juga kurang paham mengapa bulu mata perlu dibuat terbalik, bukankah itu akan menyiksa para wanita? pikirnya.
3. Spanx. Spanx biasa digunakan wanita untuk memberi bentuk yang bagus pada bagian tubuhnya misal perut, pantat dan paha. Biasanya berisi bantalan yang membuat bagian tubuh wanita lebih berisi. Para pria menganggap hal itu tidak bagus, karena tidak menunjukkan kondisi yang sebenarnya bahkan tidak sedikit yang menjadi tidak proporsional setelah memakai spanx. Hal inilah yang membuat pria tidak senang.
4. Eyebrows/face. Memakai pensil alis yang berlebihan membuat pria juga bertanya-tanya mengapa wanita senang terlihat seram.
5. Ganti-ganti baju. Mencoba beberapa potong pakaian saat hendak pergi ke suatu tempat membuat pria heran apa yang sebenarnya dicari oleh wanita dari pakaian-pakaian itu. Padahal menurut wanita mereka sedang memilih pakaian di mana mereka dapat terlihat cantik di depan si pria.
6. Makeup berlebihan. Pria tidak suka melihat wajah wanita dengan makeup berlebih di wajahnya, hal itu akan membuat wanita tidak tampak natural lagi, sedangkan para pria senang melihat wanita tanpa makeup. Padahal wanita senang membubuhkan sedikit maskara di bulu mata bukan?
7. Eye shadow, blush-on, maskara, lip gloss. Pria cenderung tidak suka melihat banyak bahan-bahan yang ditaruh di wajah wanita seperti eye shadow, blush-on, maskara, lip gloss. Padahal beberapa pria juga suka membubuhkan krim wajah dan lip gloss di bibir mereka.
8. Membawa tas atau dompet kecil. Banyak pria heran melihat wanita hanya membawa tas kecil untuk bepergian, yang hanya cukup diisi lipstick, iPhone dan beberapa uang cash.
9. Membawa tas yang terlalu besar. Tidak hanya tas yang terlalu kecil yang menjadi masalah, tas yang terlalu besar pun tidak membuat pria nyaman melihatnya.
10. Sunglasses besar. Pemilihan sunglasses bisa mengundang pendapat yang berbeda. Bagi wanita mungkin dirasa cocok dengan sunglasses ukuran tertentu, tetapi bagi pria sunglasses tersebut bisa membuat wanita tampak seperti rocker, tidak cocok sama sekali.
11. Perhiasan. Wanita yang memiliki perhiasan berlebih hanya akan mendapat penilaian yang tidak baik di mata pria.
12. Shopping online. Pria heran mengapa wanita suka berbelanja online padahal kondisi barang belum bisa dipastikan apakah sesuai dengan harga atau tidak, apakah harga di online shop tidak lebih mahal dari offline shop, dan banyak lagi pertimbangan yang membuat pria heran mengapa wanita suka berbelanja online.
13. Ragam produk rambut. Beberapa pria mungkin bisa memahami mengapa wanita memilih beberapa produk rambut untuk dipakai, tetapi kebanyakan dari mereka bertanya-tanya apa pentingnya memakai ragam produk rambut, jika akhirnya hanya akan merusak rambut mereka.
14. Memakan banyak waktu. Wanita memang memerlukan lebih banyak waktu untuk berdandan daripada pria. Hal itulah yang membuat pria juga terheran-heran bahkan tidak sedikit yang keberatan jika harus menunggu Anda lebih lama lagi.
Dari beberapa gambaran di atas, adakah kebiasaan yang dilakukan wanita Anda yang membuat Anda keberatan? Cara yang tepat adalah dengan mengajaknya mendiskusikan segala keperluan berdandannya supaya bisa lebih mempersingkat waktu, dan Anda berdua bisa menikmati bersama.
Langganan:
Postingan (Atom)
Sabtu, 13 Oktober 2012
Biografi
Intan Dwi Anggraeni, banyak orang memanggil saya dengan sebutan Intan. Saya merupakan kelahiran Jakarta, 2 Juni 1992 sekitar 20 tahun silam. Saya bertempat tinggal di Griya Taman Tiga Putra Kec.Limo Kel.Meruyung RT 04/04 Depok 16515. Saya tinggal dirumah bersama kedua orangtua dan kedua adik saya.Sampai saat ini saya belum menikah. Saya adalah seorang muslim.
Saya memulai pendidikan normal saya di SDN Anyelir 1 Depok, SMP Negeri 1 Depok, SMA Sejahtera 1 Depok, dan kini saya tercatat sebagai Mahasiswa di Universitas Gunadarma Depok jurusan Sistem Informasi.Saya gemar sekali dengan berbagai hal yang juga merupakan hobi saya diantaranya Writing, Clothing Design, Shopping Online, Photography, Modelling, Photo Editing, Blogging, Ice Skating.Kebiasaan-kebiasaan itu saya lakukan diluar jam Kerja dan Kuliah.
Selain pendidikan formal, sayapun banyak mengikuti pendidikan nonformal diantaranya
Kursus Aritmatika, Kursus Bahasa Asing (Elementary and Intermediate), Kursus Bahasa Jepang Private, Pendidikan dan Pelatihan Komputer, Kursus Photography, Kursus Bahasa Korea (Basic), Expert Photography.
Selain itu juga saya gemar mengikuti Seminar dan Workshop diantaranya Seminar Hallyu Wave Gath Korea, Seminar Pembudidayaan Usaha Ekonomi, Workshop Social Media, Virtual Academy, Workshop Food Photography, Workshop Photography Landscape.
Saya termasuk mahasiswa kelas malam dikampus saya, karen dipagi hari saya harus bekerja dan malam hari harus kuliah. Jika berbicara mengenai pekerjaan saya memiliki pengalaman yaitu menjadi Math and Science Teacher (Private), Event Photography at Events Organizer Eightcellent (freelance), Consultant and Marketing at Oriflame (freelance), Web Service at DealGoing.com, dan kini Social Media and Marketing Strategy at DealGoing.com
Saya memulai pendidikan normal saya di SDN Anyelir 1 Depok, SMP Negeri 1 Depok, SMA Sejahtera 1 Depok, dan kini saya tercatat sebagai Mahasiswa di Universitas Gunadarma Depok jurusan Sistem Informasi.Saya gemar sekali dengan berbagai hal yang juga merupakan hobi saya diantaranya Writing, Clothing Design, Shopping Online, Photography, Modelling, Photo Editing, Blogging, Ice Skating.Kebiasaan-kebiasaan itu saya lakukan diluar jam Kerja dan Kuliah.
Selain pendidikan formal, sayapun banyak mengikuti pendidikan nonformal diantaranya
Kursus Aritmatika, Kursus Bahasa Asing (Elementary and Intermediate), Kursus Bahasa Jepang Private, Pendidikan dan Pelatihan Komputer, Kursus Photography, Kursus Bahasa Korea (Basic), Expert Photography.
Selain itu juga saya gemar mengikuti Seminar dan Workshop diantaranya Seminar Hallyu Wave Gath Korea, Seminar Pembudidayaan Usaha Ekonomi, Workshop Social Media, Virtual Academy, Workshop Food Photography, Workshop Photography Landscape.
Saya termasuk mahasiswa kelas malam dikampus saya, karen dipagi hari saya harus bekerja dan malam hari harus kuliah. Jika berbicara mengenai pekerjaan saya memiliki pengalaman yaitu menjadi Math and Science Teacher (Private), Event Photography at Events Organizer Eightcellent (freelance), Consultant and Marketing at Oriflame (freelance), Web Service at DealGoing.com, dan kini Social Media and Marketing Strategy at DealGoing.com
Senin, 14 Mei 2012
Adikku Sang Atlit
Bidikannya menohok jiwa yang diselimuti asa. Namun, sikapnya tegas, tegar, otak berisi untuk menorehkan prestasi. Mandiri dan penuh visi. “Menjadi lebih baik dari sebelumnya,” begitu prinsip hidup Fajar Panji Nugroho, 17th, yang merupakan adik laki-laki kandung saya yang selisihnya hanya 2 tahun dengan saya. Dan dia adalah penyandang predikat medali emas karate se Jawa Barat 2009 dan Nasional 2011. Cowok pengidola atlit nasional karate Jintar Simanjuntak dan Umar Syarief itu juga mengoleksi seabrek piala mulai level kota hingga nasional. Diantaranya pada 2011, Fajar menggaet juara Medali Emas Kumite Junior Putra (+76kg), IPB Cup III Se-Jawa Bali ( Bogor ).
Cowok berpostur tinggi berat 173cm – 76kg ini menggondol medali emas, perak dan perunggu di cabang kumite +75kg dalam kejuaraan karate terbuka. Yang mutakhir, pada Berikutnya, 2011 Kumite Junior Putra (+76kg), Piala Mendagri & Mendiknas ( Banjar Baru, Kalimantan Selatan ) berhak mewakili Jabar ke Tingkat Nasional.
Bukan hanya itu, putra kedua dari 3 bersaudara buah pasangan Herutomo – Sudarti ini jago karate disamping karena tekun dan rajin berlatih, juga karena bakat yang dia punya dan ingin menjadi jawara olahraga di dalam bidang Karate-nya.
Fajar ingin menabur benih potensi yang bisa bermanfaat bagi dirinya, keluarganya dan semua teman-temannya. Berbintang Virgo, kelahiran Bogor 8 September 1994, cowok ini bercita-cita menjadi atlit nasional karate dan Polisi.
Fajar menekuni Karate sejak kelas 3 SMP, dan berkembang pesat ketika ditangani sang pelatih professional dari Depok, sinpei Andi. Merenggut sabuk coklat, dia sekarang sering tak perduli aktivitas main-main tak menentu, karena memang itu tak perlu. Baginya, semua aktivitas diupayakan menohok jiwa raganya agar termotivasi karena dalam hidup ini akan lebih berarti bila kita mampu menorehkan prestasi. Sukses selalu ya adikku Fajar.
Berikut info prestasi yang dia dapat selama berkarir di dunia Karate :
Open Tournament Highlights :
2009 Medali Emas Kumite Kadet Putra (+70 kg), Depok Cup ( Depok )
2009 Medali Emas Kumite Kadet Putra (+70 kg), Annur Cup Tk. provinsi Jawa Barat ( Bekasi )
2009 Medali Perak Kumite Kadet Putra (+70 kg), IPB Cup II Se-Jabodetabek ( Bogor )
2010 Medali Perak Kumite Kadet Putra (+70 kg), SBY Cup Tk. Nasional ( Jakarta )
2010 Medali Emas Kumite Kadet Putra (+70 kg), Kejurnas Open Gojukai ( Jakarta )
2010 Medali Perunggu Kumite Junior Putra Bebas, Miftah Cup ( Depok )
2011 Medali Emas Kata, Walikota Cup ( Depok )
2011 Medali Perak Kumite, Walikota Cup ( Depok )
2011 Medali Emas Kumite Junior Putra (+76kg), IPB Cup III Se-Jawa Bali ( Bogor )
2011 Medali Emas Kumite Junior Putra (+76kg), Kejurnas Gojukai Indonesia Open ( Tangerang )
Kejurda Tournament Highlights:
2009 Medali Emas Kumite Kadet Putra (+70kg), Seleksi Piala Mendagri & Mendiknas ( Depok )
2011 Medali Emas Kumite Junior (+76kg), Kejurda Jawa Barat ( Bandung )
2011 Medali Perak Kata, Pekan Olahraga Pelajar Kab. Bogor ( Bogor )
2011 Medali Perak Kumite, Pekan Olahraga Pelajar Kab. Bogor ( Bogor )
National Tournament Highlights:
2011 Kumite Junior Putra (+76kg), Piala Mendagri & Mendiknas ( Banjar Baru, Kalsel )
Cowok berpostur tinggi berat 173cm – 76kg ini menggondol medali emas, perak dan perunggu di cabang kumite +75kg dalam kejuaraan karate terbuka. Yang mutakhir, pada Berikutnya, 2011 Kumite Junior Putra (+76kg), Piala Mendagri & Mendiknas ( Banjar Baru, Kalimantan Selatan ) berhak mewakili Jabar ke Tingkat Nasional.
Bukan hanya itu, putra kedua dari 3 bersaudara buah pasangan Herutomo – Sudarti ini jago karate disamping karena tekun dan rajin berlatih, juga karena bakat yang dia punya dan ingin menjadi jawara olahraga di dalam bidang Karate-nya.
Fajar ingin menabur benih potensi yang bisa bermanfaat bagi dirinya, keluarganya dan semua teman-temannya. Berbintang Virgo, kelahiran Bogor 8 September 1994, cowok ini bercita-cita menjadi atlit nasional karate dan Polisi.
Fajar menekuni Karate sejak kelas 3 SMP, dan berkembang pesat ketika ditangani sang pelatih professional dari Depok, sinpei Andi. Merenggut sabuk coklat, dia sekarang sering tak perduli aktivitas main-main tak menentu, karena memang itu tak perlu. Baginya, semua aktivitas diupayakan menohok jiwa raganya agar termotivasi karena dalam hidup ini akan lebih berarti bila kita mampu menorehkan prestasi. Sukses selalu ya adikku Fajar.
Berikut info prestasi yang dia dapat selama berkarir di dunia Karate :
Open Tournament Highlights :
2009 Medali Emas Kumite Kadet Putra (+70 kg), Depok Cup ( Depok )
2009 Medali Emas Kumite Kadet Putra (+70 kg), Annur Cup Tk. provinsi Jawa Barat ( Bekasi )
2009 Medali Perak Kumite Kadet Putra (+70 kg), IPB Cup II Se-Jabodetabek ( Bogor )
2010 Medali Perak Kumite Kadet Putra (+70 kg), SBY Cup Tk. Nasional ( Jakarta )
2010 Medali Emas Kumite Kadet Putra (+70 kg), Kejurnas Open Gojukai ( Jakarta )
2010 Medali Perunggu Kumite Junior Putra Bebas, Miftah Cup ( Depok )
2011 Medali Emas Kata, Walikota Cup ( Depok )
2011 Medali Perak Kumite, Walikota Cup ( Depok )
2011 Medali Emas Kumite Junior Putra (+76kg), IPB Cup III Se-Jawa Bali ( Bogor )
2011 Medali Emas Kumite Junior Putra (+76kg), Kejurnas Gojukai Indonesia Open ( Tangerang )
Kejurda Tournament Highlights:
2009 Medali Emas Kumite Kadet Putra (+70kg), Seleksi Piala Mendagri & Mendiknas ( Depok )
2011 Medali Emas Kumite Junior (+76kg), Kejurda Jawa Barat ( Bandung )
2011 Medali Perak Kata, Pekan Olahraga Pelajar Kab. Bogor ( Bogor )
2011 Medali Perak Kumite, Pekan Olahraga Pelajar Kab. Bogor ( Bogor )
National Tournament Highlights:
2011 Kumite Junior Putra (+76kg), Piala Mendagri & Mendiknas ( Banjar Baru, Kalsel )
Jumat, 27 April 2012
Selasa, 24 April 2012
Sepercik kata untuk Sang Motivator
Boleh saya menumpang nangis?
Boleh dong, iya kan? Kan ini Blog saya (Apa sih...)
Sesuai dengan tema bulan ini, "Siapa sih wanita paling inspiratif dalam hidupmu dan kenapa?"
Sesuai juga dengan jawaban dari kebanyakan orang so pasti Ibu it's number one. Tapi bukan itu yang saya ingin ceritakan disini. (oke next >>>)
Cukup panjang mendeskripsikan seorang sosok wanita yang patut saya tauladani ilmunya, karakternya, ketangguhannya, kecerdasannya, dan sifat keibuannya. Dan ini semua baru saya temui ketika saya masuk ke dunia kerja, dunia yang belum sempat saya pikirkan untuk ABG (Anak Baru Gaul) seumuran saya yang pada saat itu saya masih duduk di bangku kuliah [semester 2].
Emang dasar jodoh dan takdir udah di tangan yang di atas. Sekaligus do'a dan usaha saya pada waktu libur akhir semester untuk berniat magang waktu itu agar bisa diterima di suatu kantor bidang IT, program, jaringan atau apalah itu yang penting berhubungan dengan komputer intinya.
Nahhh...
Hasil googling saya ada delapan tempat yang saya temukan di Om Google mengenai Loker, pokoknya itu menurut saya PAS untuk dijangkau daerahnya, PAS posisi jabatannya untuk seusia saya, dan PAS juga gajinya -____-"
Emang serba PAS pengetahuan yang baru saya dapatkan di bangku kuliah. Ya ilmunya sedapatnya aja.
Tapiiiii......Ke-delapan tempat itu tidak direstui oleh orang tua saya. Pokoknya A sampai Z lah komentarnya. (banyak bin laden)
Dengan waktu singkat, jawaban atas doaku dikabulkan. (Terima Kasih ya Allah, I love you so much... Muuuaccchh... #SunPipiKanan,SunPipiKiri)
Berawal dari sebuah telepon...
Akibat telepon itulah alasan mengapa saya dipanggil untuk datang ke sebuah gedung yang sering saya lewati tapi tidak pernah masuk ke dalamnya.
Bermula dari rasa canggung, takut, malu dan bingung. Saya sudah pasrah saja dengan apa yang saya punya sekarang ini. Mana ada seorang pelamar pergi untuk melamar kerja tanpa membawa CV atau kalau mau niat bermagang pun juga harus ada surat rekomendasi kan?
Namun...Di hari itu, hanya ada satu bolpoin dan selembar kertas yang ada di dalam tas saya. Tapi tas saya terasa penuh. Itu karena saya juga memasukkan sebuah Jas ala jaman dulu milik orang tua saya. Benar-benar tidak bisa bernapas saat interview sedang berlangsung.
Ketika masuk ruangan, hanya panas dan dingin dan panas lagi yang saya rasakan. Apalagi terlontar pertanyaan mengenai tingkat dan lulusan universitas. Ingin rasanya mengubur diri, kalau tahu pegawai disana benar-benar dari latar belakang pendidikannya dari kampus yang sangat ternama. Belum berpengalaman, belum lulus, dan belum mengerti apa-apa. Bisa dilihat sendiri kan, dari cara melamar saja sampai tidak tahu prosedur dan persiapannya.
Nah, dari situlah saya bertemu dengan seorang wanita yang wajahnya mirip dengan Bude saya. Dan wanita itulah yang kaget mendengar saya masih duduk di semester dua. Dan wanita itulah yang menyuruh saya mengetik CV pada saat itu juga, dan di kantor itu juga. Heran seheran-herannya (saya bingung dengan orang ini). Hanya bisa pasrah, dan yakin seyakin yakinnya kalau saya tidak akan diterima.
Berkelanjutan...
Seiring waktu berlalu, seiring takdir berjalan untuk hidup saya dan karir saya, sungguh saya menikmatinya.
Ya, benar. Berkat wanita ini-lah saya diterima di kantor itu hingga sampai saat ini.
Ada banyak hal yang saya lalui bersama-nya. Hingga akhirnya kami mengenal satu sama lain. Canda, tawa, tangis, duka, keluh, kesal, dia selalu hadir untuk menghibur saya. Terlebih lagi hal-hal yang paling sering dia lakukan, itu tidak akan saya lupakan. Termasuk rekan-rekan kerja yang lainnya mungkin sama ingatnya dengan tingkah lakunya yang kadang membuat kami semua tertawa lepas.
Ingatlah, ketika moment dimana sewaktu kami semua bersama pulang larut malam demi sebuah event penting.
Ingatlah, ketika moment dimana sewaktu kami semua mengangkut barang-barang baru demi sebuah renovasi ruangan.
Ingatlah, ketika kami semua tertawa terbahak-bahak ketika kami membicarakan satu orang yang namanya tidak boleh disebut.
Ingatlah, tawa kami semua ketika kami sedang berkaraoke, bercanda tawa, melakukan hal-hal aneh di setiap usai istirahat makan siang.
Dan kini....
Ketika dia memutuskan untuk pergi dan lebih memilih dunia barunya demi masa depannya, saya tidak bisa berbuat apa-apa. Hanya bisa mendoakannya. Mungkin rekan-rekan yang lain juga sama hal-nya.
Apa ya rasanya kantor tanpa anda? Tidak ada lagi kicauan-kicauan aneh yang biasa anda keluarkan. Tidak akan ada lagi lagu tembang manis dari anda, entah lagu "harmoni" atau lagu "mungkinkah". Atau kadang tarian ballet anda yang terkadang mampu membuat kami semua terpana. Tak akan terdengar lagi cerita tentang sang pujaan anda "Leonardo De Caprio", atau berfose yang ingin sekali seperti "Steve Jobs", atau seringkali melihat rambut keritingnya mengembang ketika sedang pusing. Tak akan ada lagi yang berkomentar tentang pakaian yang akan saya beli ketika kami di toko baju, seperti : "Lo jangan pernah menutup diri,Tan" (kata-kata itu sampai sekarang yang selalu ku ingat) :p
Say "Thank You"
Selama 10 bulan lamanya tanpa terasa.
Saya pikir, saya bisa lebih lama bersama anda. Terima kasih atas bimbingan dan nasehat-nasehat kecil yang bisa membuat saya seperti sekarang ini. Mungkin tanpa anda sadari, anda telah menjadi motivator saya. Inspirasi saya ketika saya sedang terpuruk, yang mampu mengubah pola pikir saya untuk maju. Terima kasih atas perlakuan anda terhadap saya, saya merasa memiliki seorang kakak perempuan selama ini. Ingin rasanya membalas budi atas semua kebaikan yang anda berikan. Namun apa daya, saya tidak bisa membalasnya. Kelak suatu hari nanti, saya bisa seperti anda, mampu berkarya, mempunyai integritas yang tinggi, multi talenta, namun tidak pernah memiliki sifat tinggi hati.
Puji syukur saya pernah dipertemukan dengan wanita ini.
Bimbingan, pengajaran, serta arahan yang anda berikan, benar-benar sangat berarti untuk saya. Ingatkah bahwa kita masih mempunyai satu "Misi" untuk memecahkan misteri yang belum terselesaikan ^^
to : Mrs. Mezo
Created by : A little girl who like you
Boleh dong, iya kan? Kan ini Blog saya (Apa sih...)
Sesuai dengan tema bulan ini, "Siapa sih wanita paling inspiratif dalam hidupmu dan kenapa?"
Sesuai juga dengan jawaban dari kebanyakan orang so pasti Ibu it's number one. Tapi bukan itu yang saya ingin ceritakan disini. (oke next >>>)
Cukup panjang mendeskripsikan seorang sosok wanita yang patut saya tauladani ilmunya, karakternya, ketangguhannya, kecerdasannya, dan sifat keibuannya. Dan ini semua baru saya temui ketika saya masuk ke dunia kerja, dunia yang belum sempat saya pikirkan untuk ABG (Anak Baru Gaul) seumuran saya yang pada saat itu saya masih duduk di bangku kuliah [semester 2].
Emang dasar jodoh dan takdir udah di tangan yang di atas. Sekaligus do'a dan usaha saya pada waktu libur akhir semester untuk berniat magang waktu itu agar bisa diterima di suatu kantor bidang IT, program, jaringan atau apalah itu yang penting berhubungan dengan komputer intinya.
Nahhh...
Hasil googling saya ada delapan tempat yang saya temukan di Om Google mengenai Loker, pokoknya itu menurut saya PAS untuk dijangkau daerahnya, PAS posisi jabatannya untuk seusia saya, dan PAS juga gajinya -____-"
Emang serba PAS pengetahuan yang baru saya dapatkan di bangku kuliah. Ya ilmunya sedapatnya aja.
Tapiiiii......Ke-delapan tempat itu tidak direstui oleh orang tua saya. Pokoknya A sampai Z lah komentarnya. (banyak bin laden)
Dengan waktu singkat, jawaban atas doaku dikabulkan. (Terima Kasih ya Allah, I love you so much... Muuuaccchh... #SunPipiKanan,SunPipiKiri)
Berawal dari sebuah telepon...
Akibat telepon itulah alasan mengapa saya dipanggil untuk datang ke sebuah gedung yang sering saya lewati tapi tidak pernah masuk ke dalamnya.
Bermula dari rasa canggung, takut, malu dan bingung. Saya sudah pasrah saja dengan apa yang saya punya sekarang ini. Mana ada seorang pelamar pergi untuk melamar kerja tanpa membawa CV atau kalau mau niat bermagang pun juga harus ada surat rekomendasi kan?
Namun...Di hari itu, hanya ada satu bolpoin dan selembar kertas yang ada di dalam tas saya. Tapi tas saya terasa penuh. Itu karena saya juga memasukkan sebuah Jas ala jaman dulu milik orang tua saya. Benar-benar tidak bisa bernapas saat interview sedang berlangsung.
Ketika masuk ruangan, hanya panas dan dingin dan panas lagi yang saya rasakan. Apalagi terlontar pertanyaan mengenai tingkat dan lulusan universitas. Ingin rasanya mengubur diri, kalau tahu pegawai disana benar-benar dari latar belakang pendidikannya dari kampus yang sangat ternama. Belum berpengalaman, belum lulus, dan belum mengerti apa-apa. Bisa dilihat sendiri kan, dari cara melamar saja sampai tidak tahu prosedur dan persiapannya.
Nah, dari situlah saya bertemu dengan seorang wanita yang wajahnya mirip dengan Bude saya. Dan wanita itulah yang kaget mendengar saya masih duduk di semester dua. Dan wanita itulah yang menyuruh saya mengetik CV pada saat itu juga, dan di kantor itu juga. Heran seheran-herannya (saya bingung dengan orang ini). Hanya bisa pasrah, dan yakin seyakin yakinnya kalau saya tidak akan diterima.
Berkelanjutan...
Seiring waktu berlalu, seiring takdir berjalan untuk hidup saya dan karir saya, sungguh saya menikmatinya.
Ya, benar. Berkat wanita ini-lah saya diterima di kantor itu hingga sampai saat ini.
Ada banyak hal yang saya lalui bersama-nya. Hingga akhirnya kami mengenal satu sama lain. Canda, tawa, tangis, duka, keluh, kesal, dia selalu hadir untuk menghibur saya. Terlebih lagi hal-hal yang paling sering dia lakukan, itu tidak akan saya lupakan. Termasuk rekan-rekan kerja yang lainnya mungkin sama ingatnya dengan tingkah lakunya yang kadang membuat kami semua tertawa lepas.
Ingatlah, ketika moment dimana sewaktu kami semua bersama pulang larut malam demi sebuah event penting.
Ingatlah, ketika moment dimana sewaktu kami semua mengangkut barang-barang baru demi sebuah renovasi ruangan.
Ingatlah, ketika kami semua tertawa terbahak-bahak ketika kami membicarakan satu orang yang namanya tidak boleh disebut.
Ingatlah, tawa kami semua ketika kami sedang berkaraoke, bercanda tawa, melakukan hal-hal aneh di setiap usai istirahat makan siang.
Dan kini....
Ketika dia memutuskan untuk pergi dan lebih memilih dunia barunya demi masa depannya, saya tidak bisa berbuat apa-apa. Hanya bisa mendoakannya. Mungkin rekan-rekan yang lain juga sama hal-nya.
Apa ya rasanya kantor tanpa anda? Tidak ada lagi kicauan-kicauan aneh yang biasa anda keluarkan. Tidak akan ada lagi lagu tembang manis dari anda, entah lagu "harmoni" atau lagu "mungkinkah". Atau kadang tarian ballet anda yang terkadang mampu membuat kami semua terpana. Tak akan terdengar lagi cerita tentang sang pujaan anda "Leonardo De Caprio", atau berfose yang ingin sekali seperti "Steve Jobs", atau seringkali melihat rambut keritingnya mengembang ketika sedang pusing. Tak akan ada lagi yang berkomentar tentang pakaian yang akan saya beli ketika kami di toko baju, seperti : "Lo jangan pernah menutup diri,Tan" (kata-kata itu sampai sekarang yang selalu ku ingat) :p
Say "Thank You"
Selama 10 bulan lamanya tanpa terasa.
Saya pikir, saya bisa lebih lama bersama anda. Terima kasih atas bimbingan dan nasehat-nasehat kecil yang bisa membuat saya seperti sekarang ini. Mungkin tanpa anda sadari, anda telah menjadi motivator saya. Inspirasi saya ketika saya sedang terpuruk, yang mampu mengubah pola pikir saya untuk maju. Terima kasih atas perlakuan anda terhadap saya, saya merasa memiliki seorang kakak perempuan selama ini. Ingin rasanya membalas budi atas semua kebaikan yang anda berikan. Namun apa daya, saya tidak bisa membalasnya. Kelak suatu hari nanti, saya bisa seperti anda, mampu berkarya, mempunyai integritas yang tinggi, multi talenta, namun tidak pernah memiliki sifat tinggi hati.
Puji syukur saya pernah dipertemukan dengan wanita ini.
Bimbingan, pengajaran, serta arahan yang anda berikan, benar-benar sangat berarti untuk saya. Ingatkah bahwa kita masih mempunyai satu "Misi" untuk memecahkan misteri yang belum terselesaikan ^^
to : Mrs. Mezo
Created by : A little girl who like you
Kamis, 15 Maret 2012
10 TIPS DIET DARI PARA ATLET
Apakah selama ini Anda telah menjalani diet sesuai yang disarankan namun belum juga mampu menurunkan berat badan? Sekarang saatnya Anda menyimak tips diet yang diberikan oleh para atlet profesional, misalnya perenang Natalie Coughlin, pesenam Shawn Johnson, petinju Cara Castronuova, dan pesepakbola Leslie Osborne, seperti yang dilansir dari FitSugar (14/03) berikut ini.
Ciptakan tujuan
Setiap atlet memiliki tujuan ketika mereka menjalani pelatihan yang berat, maka dari itu Anda pun harus menentukan tujuan dari diet yang Anda lakukan. Ketika memiliki tujuan, Anda akan fokus dan termotivasi dalam menjalankan diet.
Mencari teman
Anda perlu mencari teman sebagai motivasi untuk melakukan diet. Ajak teman Anda untuk berolahraga bersama, meskipun dia tidak sedang melakukan diet.
Memasak di rumah
Biasakan diri untuk memasak di rumah ketika Anda sedang menjalani program diet. Memasak di rumah membantu Anda untuk mengenali jenis makanan yang sebaiknya Anda konsumsi serta menentukan jumlah kalori yang Anda habiskan.
Makan di restoran
Tidak ada larangan untuk Anda menikmati makanan kesukaan di restoran. Namun sebelum datang ke restoran ada baiknya Anda sudah sedikit merasa kenyang. Hal ini akan menahan Anda dari godaan memesan banyak makanan di restoran.
Jangan minum alkohol
Seperti kebanyakan aturan diet yang lain, para atlet juga menyarankan agar Anda menghindari alkohol. Jika Anda mendapat sebuah undangan makan malam yang memaksa Anda untuk menikmati alkohol, cicipi sedikit saja untuk menghormati pemilik acara.
Lakukan dengan baik
Ada hari dimana Anda sangat bersemangat ketika menjalani diet, namun ada kalanya Anda merasa tertekan dan ingin berhenti. Perasaan tersebut sangat wajar, namun Anda tetap harus ingat untuk melanjutkan diet Anda dengan baik.
Manfaatkan kondisi sekitar
Apabila hari sedang cerah, jangan menyia-nyiakannya untuk berdiam diri di rumah. Anda bisa melakukan aktifitas dan olahraga untuk mendukung program diet Anda.
Mengingatkan diri sendiri
Biasakan untuk membuat pengingat yang bisa Anda lihat sepanjang waktu demi kelancaran diet yang sedang Anda lakukan. Pengingat tersebut juga berfungsi sebagai motivasi untuk tidak menyerah ketika sedang berdiet.
Penghargaan untuk diri sendiri
Memberikan penghargaan diri sendiri setelah berhasil menjalani diet bisa Anda lakukan, namun jangan sampai berlebihan. Bersenang-senang dengan teman dan menikmati makanan kesukaan bisa Anda lakukan, kemudian Anda bisa kembali melanjutkan diet dengan lebih bersemangat.
Tips diet dari para atlet profesional di atas cukup mudah bukan? Terapkan seluruhnya untuk menyukseskan program diet Anda
FASHION WANITA PUSINGKAN PARA PRIA
Selalu tampil cantik dalam berbagai suasana merupakan keinginan setiap wanita. Baik dalam suasana kerja, suasana pesta, dan lain sebagainya. Karena itu mereka tidak segan mengikuti trendyang ada, mulai dari model rambut, bentuk sepatu, pakaian, makeup, aksesori, dan masih banyak lagi. Mereka senang bertukar pendapat dengan teman-teman untuk saling mengisi kekurangan yang ada saat mereka perlu mempercantik diri. Tidak sedikit dari wanita yang rajin memburu artikel kecantikan di internet. Bahkan mereka berlangganan majalah kecantikan untuk menyesuaikan model rambut dengan trend masa kini, pakaian, makeup terbaru yang sedang trend.
Meskipun segala upaya dilakukan wanita untuk mempercantik dirinya, pemilihan busana dan tata rias pada wanita ternyata tidak selalu mendatangkan kesan cantik dan menarik bagi orang lain. Contohnya seorang wanita dengan tubuh ramping memilih sepatu berhak 7 cm untuk mendatangi sebuah pesta bersama kekasihnya. Menurut beberapa teman pilihan sepatu berhak 7 cm ini sangat pas untuknya karena potongan badannya yang pas, tetapi menurut kekasihnya pilihan sepatunya justru terkesan berlebihan, padahal dia sudah pede mengenakannya. Anda pernah mengalami hal serupa, di mana pilihan Anda tidak pas di mata sang kekasih atau suami?
Pria memiliki sense yang berbeda dengan wanita terhadap fashion. Hal itulah yang sering menjadi konflik kecil-kecilan di sela-sela persiapan ke pesta atau hang-out bersama. Untuk soal sepatu, pria lebih suka melihat sepatu yang nyaman dipakai saat jalan, naik turun tangga atau hanya untuk berdiri saja. Tidak itu saja, selain sepatu masih ada beberapa fashion yang menempel di tubuh wanita yang kurang sesuai di hati pria. The Stir memberikan gambaran tentang beberapa ritual kecantikan yang menurut pria tidak masuk akal.
1. Eyeliner. Para pria kurang mengerti mengapa wanita merasa perlu menggunakan eyeliner yang menurut para pria hanya akan tampak seperti tukang sulap.
2. Eyelash curlers. Masih berhubungan dengan mata, para pria juga kurang paham mengapa bulu mata perlu dibuat terbalik, bukankah itu akan menyiksa para wanita? pikirnya.
3. Spanx. Spanx biasa digunakan wanita untuk memberi bentuk yang bagus pada bagian tubuhnya misal perut, pantat dan paha. Biasanya berisi bantalan yang membuat bagian tubuh wanita lebih berisi. Para pria menganggap hal itu tidak bagus, karena tidak menunjukkan kondisi yang sebenarnya bahkan tidak sedikit yang menjadi tidak proporsional setelah memakai spanx. Hal inilah yang membuat pria tidak senang.
4. Eyebrows/face. Memakai pensil alis yang berlebihan membuat pria juga bertanya-tanya mengapa wanita senang terlihat seram.
5. Ganti-ganti baju. Mencoba beberapa potong pakaian saat hendak pergi ke suatu tempat membuat pria heran apa yang sebenarnya dicari oleh wanita dari pakaian-pakaian itu. Padahal menurut wanita mereka sedang memilih pakaian di mana mereka dapat terlihat cantik di depan si pria.
6. Makeup berlebihan. Pria tidak suka melihat wajah wanita dengan makeup berlebih di wajahnya, hal itu akan membuat wanita tidak tampak natural lagi, sedangkan para pria senang melihat wanita tanpa makeup. Padahal wanita senang membubuhkan sedikit maskara di bulu mata bukan?
7. Eye shadow, blush-on, maskara, lip gloss. Pria cenderung tidak suka melihat banyak bahan-bahan yang ditaruh di wajah wanita seperti eye shadow, blush-on, maskara, lip gloss. Padahal beberapa pria juga suka membubuhkan krim wajah dan lip gloss di bibir mereka.
8. Membawa tas atau dompet kecil. Banyak pria heran melihat wanita hanya membawa tas kecil untuk bepergian, yang hanya cukup diisi lipstick, iPhone dan beberapa uang cash.
9. Membawa tas yang terlalu besar. Tidak hanya tas yang terlalu kecil yang menjadi masalah, tas yang terlalu besar pun tidak membuat pria nyaman melihatnya.
10. Sunglasses besar. Pemilihan sunglasses bisa mengundang pendapat yang berbeda. Bagi wanita mungkin dirasa cocok dengan sunglasses ukuran tertentu, tetapi bagi pria sunglasses tersebut bisa membuat wanita tampak seperti rocker, tidak cocok sama sekali.
11. Perhiasan. Wanita yang memiliki perhiasan berlebih hanya akan mendapat penilaian yang tidak baik di mata pria.
12. Shopping online. Pria heran mengapa wanita suka berbelanja online padahal kondisi barang belum bisa dipastikan apakah sesuai dengan harga atau tidak, apakah harga di online shop tidak lebih mahal dari offline shop, dan banyak lagi pertimbangan yang membuat pria heran mengapa wanita suka berbelanja online.
13. Ragam produk rambut. Beberapa pria mungkin bisa memahami mengapa wanita memilih beberapa produk rambut untuk dipakai, tetapi kebanyakan dari mereka bertanya-tanya apa pentingnya memakai ragam produk rambut, jika akhirnya hanya akan merusak rambut mereka.
14. Memakan banyak waktu. Wanita memang memerlukan lebih banyak waktu untuk berdandan daripada pria. Hal itulah yang membuat pria juga terheran-heran bahkan tidak sedikit yang keberatan jika harus menunggu Anda lebih lama lagi.
Dari beberapa gambaran di atas, adakah kebiasaan yang dilakukan wanita Anda yang membuat Anda keberatan? Cara yang tepat adalah dengan mengajaknya mendiskusikan segala keperluan berdandannya supaya bisa lebih mempersingkat waktu, dan Anda berdua bisa menikmati bersama.
Langganan:
Postingan (Atom)
♥Intan 이연희 Yeon♥ Copyright © 2009
Scrapbook Mania theme designed by Simply WP and Free Bingo
Converted by Blogger Template
Template









